Alan dan Hani, dua anak perempuan yang baru lulus SD itu bersaing. Keduanya sekelas dan sama-sama diterima menjadi anggota OSIS. Dalam acara pengumpulan dana untuk OSIS, mereka berencana untuk berjualan. Ternyata, Alan dan Hani berjualan kue yang sama. Mereka membuat kue bola-bola cokelat. Alan yang tidak pandai memasak, dibantu oleh Dika, anak lelaki tetangganya yang mempunyai hobi memasak. Di…
Punya teman khayalan? Hmmm tentu itu sesuatu yang unik. Sama seperti yang dirasakan oleh Zaira. Dia punya dua teman khayalan, Dorothy dan Swilly namanya. Mereka berdua selalu menemani Zaira dan saling berbagi cerita yang menarik dengan Zaira. Bersama kedua teman khayalannya, pengalaman Zaira menjadi bertambah banyak. Lalu, apa yang dialami Zaira saat dia mengunjungi negeri kedua teman khayalann…
Berawal dari hobi dan bisa menjadi bisnis yang sukses, itu tidak mustahil dilakukan. Dinda, Naura, dan Diva sudah membuktikannya. Kegemaran mereka terhadap fashion dan make up membuat mereka membentuk satu geng anak perempuan, Three Secret Girls yang cantik, modis, dan kompak. Setelah dewasa, mereka pun berkumpul lagi dan menghidupkan kembali markas rahasia mereka menjadi butik yang diberi nama…
Zula tampak begitu kelelahan. Kegiatan yang dia jalani hari ini sangat padat. Mulai dari shooting, pemotretan, sampai wawancara dengan wartawan dari stasiun televisi. ^Ya ampun, padat banget jadwalnya! Dasar artis lagi naik daun, acaranya terbang ke sana-sini,^ kata Irfan saat dia melihat jadwal kegiatan Zula di kamarnya. Jadwal hari ini: 1. Pemotretan di Senayan untuk majalah, 2. Launching fil…
Alangkah sedihnya Marrian. Dia punya penyakit latah yang sering membuatnya malu. Tapi, bagaimana lagi? Bahkan, Ibu Tulap Tulip, peri pengobat Negeri Peri pun, tak sangggup mengobatinya. Gara-gara latah juga, Marrian tertinggal di kelas Pak Mistar. Padahal,s emua temannya berlari menyelamatkan diri, ketika mendengar bunyi buldoser yang sedang meratakan tanah. Kenapa ada buldoser? Apakah akhirnya…
Pentas Seni gagal dilaksanakan! Tiba-tiba muncul desas-desus, bahwa penyebab mati lampu di sekolah itu adalah hantu. Hah? Hantu? Menurut teman-teman sekelasku, semua itu terjadi karena hantu yang menunggu sekolahku marah. Ini gara-gara anak laki-laki yang suka menyorotkan senter kelas I-B dan gudang. "Kedua ruangan itu angker!" kata Marsela dengan mata jelalatan seolah takut kalau ada orang lai…
Ketrin and the gank asyik main tebak-tebakan di kantin. Tawa mereka meledak kencang. Beberapa orang merasa terganggu oleh kegaduhan mereka. Klung … klung … klung … Samar-samar, Ketrin mendengar bunyi angklung. “Eh, ada yang dengar suara angklung, enggak?” tanya Ketrin. “Angklung? Enggak, ah,” jawab yang lain. Ketrin jadi merinding ketakutan. Jangan-jangan … Hiii! Apakah bunyi an…
Kalau dari miskin menjadi kaya, tentu menyenangkan, ya? Tapi kalau dari kaya tiba-tiba jatuh miskin? Aduh ... sakiiit banget. Adeline enggak kuat! Adeline jadi marah! Bayangkan, Adeline tak bisa lagi shopping di mal sesuka hati, harus keluar dari sekolah elit, bahkan harus tinggal di bawah kolong jembatan dalam rumah kardus! Aiiih, kasihan banget, ya? Mampukah Adeline melewati cob…
Ratu Folorinia dan peri-perinya yang cantik dan mungil tinggal di negeri Protozall. Negeri itu sangat nyaman, tapi tidak aman. Lho ... kok bisa ya ada negeri yang nyaman tapi tidak aman ... "Buang semua cermin di Negeri Protozall, supaya mereka kapok! Saya ingin mereka mengubah sikap buruknya!" kata Ratu Folorinia kepada Peri Isabella. Peri Isabella mengangguk. Hmmm ... ada apa sih sebenarny…