Zahra membaringkan tubuhnya di kasur yang empuk dan nyaman. Perlahan, matanya yang bulat mulai tertutup rapat. Zahra mengambil selimut tebalnya lalu menutupi tubuhnya yang kedinginan. Tiba-tiba angina bermbus kencang membuat jendela kamar Zahra terbuka.. "Hei, ayo buka matamu! Dan lihat aku di sini!" Sebuah suara terdengar hingga ke telinga Zahra dan membuatnya terbangun dari tidur. "Siapa di s…