Mauk ke dalam buku? Ah, gimana caranya? Tapi, bisa saja, tuh. Seperti Keilla dan temna-temannya yang masuk ke dalam buku Fairy World. Mereka benar-benar sampai ke dunia para peri, lho! Uh, tapi, kok ada peri yang bersedih, ya? Aiiih, kasihan. ternyata, ia sudah lima tahun terjebak di dalam rumah misterius ... sendirian! Berhasilkah Keilla cs. menyelamatkan peri itu? Bagaimana mereka menak…
Sekolah di Spider School? Hiiiy ... itu, kan, sekolah untuk anak-anak pencinta laba-laba! dan, Lishya sama sekali enggak suka laba-laba. Apalagi, di sana ada geng cewek, The Pinky Girls, yang resek dan sombong banget. Tmabha ilfil, deh, sekolah di sana. Tapi ... Lishya terpaksa ... hiks! bisa, enggak, ya, Lishya bertahan di sekolah unik itu? Penasaran, kan? Yuk, baca saja buku ini!
Pernah Berkhayal menjadi peri? Hati-hati, lho, nanti bisa dijemput oleh peri beneran dan dibawa ke dunia peri sampai ogah pulang! Seperti yang terjadi pada Nindya .. Di dunia peri, Nn=indya harus belajar di Fairy International Boarding School. Ternyata, untuk bisa mempunyai sayap dan menjadi peri itu tidak mudah, lho. Nindya harus mengumpulkan kebaikan sebanyak-banyaknya, agar sayapnya bisa …
Aduh, Intan bingung! Gurunya menyuruh Intan membuat tugas prakarya, tetapi Intan tidak mahir membuat kerajinan tangan. Hasilnya selalu jelek! Untunglah ada Nadine, anak jalanan sahabat Intan. Nadine pun mengajari Intan membuat prakarya dari kain flanel. Tentu saja Intan sangat gembira. Apalagi, hasilnya sangat bagus! Bahkan, dengan karya-karya mereka selanjutnya, mereka bisa memulai bisnis, lho…
Kalau dari miskin menjadi kaya, tentu menyenangkan, ya? Tapi kalau dari kaya tiba-tiba jatuh miskin? Aduh ... sakiiit banget. Adeline enggak kuat! Adeline jadi marah! Bayangkan, Adeline tak bisa lagi shopping di mal sesuka hati, harus keluar dari sekolah elit, bahkan harus tinggal di bawah kolong jembatan dalam rumah kardus! Aiiih, kasihan banget, ya? Mampukah Adeline melewati cob…
Hm ... rasanya Bu Atin tak asing bagi Rachel. Sepertinya Rachel pernah melihatnya di mana, begitu. Wajahnya mirip Bu Eni, gurunya dulu. Sifatnya juga sama, penyabar. Dan yang paling tak terbantahkan ... pipi Bu Atin dan Bu Eni sama-sama pink! Mungkinkah blush on-nya sama? Ada juga guru Laksita yang suka membagi-bagikan nasi kuning kepada murid-murisnya, Raka yang digembleng oleh guru karatenya …
Serupa tapi tak sama. Itulah persahabatan Triple V. Walaupun nama mereka mirip banget-Vinilie, Vinyl, Vinyle, Tapi wajah dan sifat mereka berbeda. Ya, iyalah. Mereka, kan, bukan kembar tiga. Tapi sayang, persahabatan mereka yang indah harus berakhir di tengah jalan, hingga Vinilie memutuskan untuk pindah ke sekolah lain. Duh, kenapa, ya? Kok, terburu-buru? Menyesal enggak, sih, Vinilie denga…
erry dan Jelly jadi satu tim dalam kompetisi beregu? Oh, no! Mereka, kan, musuh bebuyutan! Parahnya lagi, mereka nekat mau menampilkan cheerleader perfomance untuk kompetisi itu. Cheerleader,kan,harus kompak. Duh ... error, nih, yang bikin ide!